Kumpulan Cerita Ramadan di Luar Negeri

Cerita Ramadan – Bulan ramadan adalah salah satu bulan suci yang sangat di nanti oleh muslim yang beriman. Bulan suci ramadan tersebut sangat di kenal dengan bulan penuh berkah dan ampunan juga yang mana pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah S.W.T. Jadi, jangan pernah menyia-nyiakan bulan suci ramadan ini perbanyak baca Al-Qur’an, perbanyak sedekah agar puasa kita lebih bermakna lagi.

Bagi negara indonesia pasti banyak memiliki cerita ramadan yang unik dan beragam, karena mayoritas negara indonesia adalah seorang muslim. Mulai dari cerita bukber yang di jadikan ajang reuni bersama teman, cerita ngabuburit dan lain sebagainya.

Beda lagi jika kita membahas cerita ramadan di luar negeri yang mana mayoritasnya bukan pemeluk agama islam. Pasti banyak cerita unik dan mengesankan bagi mereka yang pernah merasakan bulan puasa di luar negeri. Berikut adalah kumpulan Cerita Ramadan di Luar Negeri :

  1. Cerita Ramadan Di Manchester

Cerita seseorang yang sudah melaksanakan puasa di bulan ramadan untuk kedua kalinya di inggris yang lebih tepatnya di daerah manchester. Yang mana puasa di manchester tersebut dijalankan selama 18 jam lebih, karena disana sedang musim panas, jadi waktu puasa lebih lama lagi karena waktu siang akan lebih lama jika di banding waktu malam hari di manchester. Berbeda dengan musim dingin yang mana shalat subuh dikerjakan pada jam 7 pagi.

Puasa ramadan di manchester di mulai dari jam 02:30 sampai dengan jam 21:30 malam. Berbeda jauh dengan negara indonesia yang mana puasa dimulai dari pukul 04:30 sampai dengan 05:45. Jadi kalian bersyukurlah tinggal di indonesia yang memiliki waktu puasa lebih pendek jika dibanding dengan manchester. Jadi jangan heran yang jika kita memiliki teman di sosial media yang kebetulan tinggal di manchester, kita sedang melaksanakan buka puasa dan dia sedang melaksanakan sahur.

  1. Cerita Ramadan di Iran

Negara iran adalah salah satu negara islam, sama seperti di indonesia orang-0rangnya bermayoritaskan muslim yang sangat senang hati menyambut bulan suci ramadan. Akan tetapi banyak perbedaan dan budaya bulan puasa di sana.  Berikut adalah keunikan-keunikan bulan puasa di iran :

  • Jika di indonesia untuk menetapkan 1 ramadan dengan cara mencari beberapa pendapat ulama, beda dengan negara iran yang kompak serentak melaksanakan ibadah puasa mengikuti pemerintah di negaranya.
  • Disetiap negara pasti memiliki ciri khas makanan untuk berbuka puasa, jika di indonesia orang selalu menyediakan kolak untuk berbuka puasa. Negara iran pun memiliki makanan untuk berbuka puasa yaitu Zulbiye, salah satu makanan manis yang berjenis kue yang terbuat dari sagu dan Halim, makanan yang terbuat dari gangdum ini seperti bubur yang ditambahkan dengan daging.
  • Berbeda dengan di indonesia, jika di indonesia pada bulan suci ramadan masjid-mesjid dipenuhi oleh orang yang berjamaah untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah berbeda dengan iran yang melaksanakan tarawih di rumah masing-masing.
  • Tidak hanya indonesia ternyata di negara iran juga memiliki budaya mudik. Karena sebagian besar orang di negara tersebut bekerja di ibu kota jadi untuk merayakan idul fitri pun mereka pasti pulang ke kampung halamannya.
  1. Cerita Ramadan di Swedia

Yang pernah mengalami kuliah dan menjadi mahasiswa di luar negeri adalah salah satu kebanggan tersendiri. Banyak hikmah yang bisa kita petik saat menjalankan puasa di luar negeri. Ternyata banyak mahasiswa muslim yang ada di swedia dan banyak juga masyarakat swedia yang memeluk agama islam.

Sama seperti di indonesia, mahasiswa-mahasiswa yang kuliah di swedia juga sering melakukan acara buka bersama. Dengan menggunakan istilah anak kost dan mahasiswa sebagai alasan agar bisa membungkus makanan untuk dibawa pulang.

Berbeda dengan negara indonesia yang sangat meriah dalam menyambut bulan suci ramadan, kondisi bulan ramadan di negara swedia ini sangatlah sederhana. Mungkin karna muslim di sana sebagai minoritas tidak seperti di indonesia yang hampir semuanya melaksanakan ibadah puasa.

  1. Cerita Ramadan di Jerman

Negara jerman yang kita kenal adalah yang bermayoritaskan masyarakatnya beragama katolik tapi banyak juga orang turki yang tinggal disana. Akan tetapi sebagian muslim turki yang tidak kuat untuk menjalankan ibadah puasa di jerman. Ketika salah satu mahasiswa yang bernama gaganawati stegmann mengajak teman orang turki untuk mengadakan acara buka bersama, kebanyakan dari mereka menolak untuk diadakannya acara tersebut karena mereka tidak melaksanakan puasa.

Sama seperti dengan manchester di jerman juga ternyata memiliki waktu puasa yang sangat panjang. Yang mana waktu berbuka puasa di jerman ialah jam 21:30. itupun jika bulan puasa terjadi di musim panas.

  1. Cerita Ramadan di Kutub Utara

Puasa di kutub utara memiliki durasi puasa yang sangat panjang yaitu 19 jam lebih yang mana puasa akan dimulai pada pukul 02:30 sampai dengan 21:55. sangat berbeda dengan indonesia yang memiliki durasi waktu puasa 13 jam saja, selisih waktu puasa kutub utara dan indonesia adalah 6 jam. Banyak sekali godaan saat menjalankan ibadah puasa disana karena mayoritas di kutub utara bukanlah seorang muslim.

Di atas adalah Kumpulan Cerita Ramadan di Luar Negeri. Bagaimana dengan cerita ramadan mu? jangan sampai banyak bolongnya yah. perbanyak beribadah karena di bulan suci ramadan semua amalan baik kita akan dilipat gandakan.

Kumpulan Cerita Ramadan di Luar Negeri | Makka El Fatih Setiawan | 4.5